Sejumlah insiden terjadi di pos penjagaan, mulai dari dimaki sopir hingga upaya penerobosan kendaraan
MURATARA , DETAKNEWS– Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tetap menjalankan tugas pengawasan kendaraan di sejumlah pos penjagaan meski menghadapi berbagai risiko di lapangan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, petugas kerap menghadapi situasi tidak menyenangkan. Sejak 3 Januari hingga 6 Maret 2026, beberapa insiden dilaporkan terjadi, mulai dari petugas dimaki oleh sopir, dilempari mercon, hingga upaya pengendara menerobos pos penjagaan yang hampir mencelakai petugas.
Salah satu kejadian kembali terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.16 WIB. Saat itu, sebuah kendaraan diduga mencoba menerobos pos penjagaan ketika petugas sedang melakukan pengawasan lalu lintas.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Muratara, Hendri, mengaku prihatin atas kondisi yang dialami para petugas di lapangan. Meski menghadapi berbagai risiko, ia menegaskan bahwa para petugas tetap berusaha menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Menurutnya, petugas sering berada dalam posisi sulit ketika menghadapi kendaraan yang mencoba menerobos. Jika dilakukan tindakan tegas, keselamatan petugas bisa terancam. Namun jika dibiarkan, hal tersebut bisa dianggap sebagai bentuk pembiaran terhadap pelanggaran.
Hendri juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satlantas dan Satpol PP Muratara yang selama ini turut mendampingi dan bekerja sama dengan Dishub dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satlantas dan Satpol PP yang selalu bersama Dishub dalam menjalankan tugas pengawasan,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dan perhatian dari pimpinan agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih aman dan kondusif.
Selain itu, Hendri mengingatkan seluruh anggota yang bertugas untuk tetap menjalankan tanggung jawab dengan baik, namun tetap mengutamakan keselamatan diri.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetapi tetap utamakan keselamatan. Ingat, di rumah ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” tutupnya.

