MURATARA | DETAK NEWS — Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar Operasi Pasar Murah perdana tahun 2026 di Kecamatan Karang Dapo, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemkab Muratara dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadan. Operasi pasar murah ini juga turut dipantau oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Musi Rawas Utara sebagai bagian dari pemantauan pergerakan harga di daerah.
Pada kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 2 ton beras SPHP dengan harga Rp58.000 per sak serta 1 ton minyak goreng dengan harga Rp15.700 per kilogram. Sejak pagi hari, masyarakat Kecamatan Karang Dapo tampak antusias memanfaatkan pasar murah tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kepala Disperindagkop Kabupaten Muratara, M. Kodri, mengatakan bahwa operasi pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat serta menjaga daya beli warga.
“Operas Pasar Murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan di kecamatan lain,” ujar M. Kodri.
Sementara itu, salah satu warga Kecamatan Karang Dapo, Ipeh, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, harga beras dan minyak goreng jauh lebih murah. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Ramadan,” ungkapnya.
Operasi Pasar Murah ini berlangsung tertib dan lancar, serta seluruh stok bahan pokok habis terjual. Melalui kegiatan ini, Pemkab Muratara berharap dapat menjaga ketersediaan pangan tetap aman dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi kesejahteraan bersama. (Rvn)



