JAKARTA , DETAKNEWS — PT PLN (Persero) bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat pemanfaatan listrik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemandirian desa.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kantor Kemendes PDT, Jakarta. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan dan pengelolaan tenaga listrik guna meningkatkan produktivitas masyarakat di desa dan wilayah tertinggal.
Melalui kerja sama ini, PLN dan Kemendes PDT akan melakukan integrasi data kebutuhan energi desa, mempercepat akses listrik di wilayah yang masih terbatas, hingga mendorong pemanfaatan listrik untuk kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
Selain itu, program ini juga mencakup pemberdayaan masyarakat desa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT) berbasis potensi lokal agar tercipta sistem energi desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengatakan desa saat ini bukan lagi sekadar objek pembangunan, tetapi menjadi bagian utama dalam kemajuan bangsa. Menurutnya, pembangunan desa yang optimal akan berdampak langsung terhadap kemajuan Indonesia secara menyeluruh.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk mempercepat pemerataan ekonomi sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di daerah.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menilai kerja sama tersebut sebagai bentuk sinergi positif yang dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke pelosok desa sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi baru.
Menurutnya, desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sehingga akses energi yang andal menjadi kebutuhan utama yang tidak boleh tertinggal.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang mampu membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperbaiki kualitas hidup warga desa.
Melalui kerja sama ini, PLN dan Kemendes PDT berharap pengembangan desa mandiri berbasis energi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah Indonesia. (Rilis)
