PALEMBANG • DETAKNEWS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja intensif ke Provinsi Sumatra Selatan pada Selasa-Rabu, 10–11 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur sekaligus mempererat sinergi lintas sektor di Bumi Sriwijaya.
Agenda dimulai pada Selasa (10/2/2026), saat Menko AHY memimpin langsung Rapat Koordinasi Program Kerja Tahun Anggaran 2026 terkait Pengembangan Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Provinsi Sumsel. Rapat strategis tersebut dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, jajaran Forkopimda, para kepala daerah dari 17 kabupaten/kota (13 kabupaten dan 4 kota), serta para pemangku kepentingan. Turut hadir Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyuni.
Dalam forum itu, AHY menegaskan pentingnya sinkronisasi program pusat dan daerah agar pembangunan berjalan tepat sasaran, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Tak hanya rapat, AHY juga turun langsung meninjau Rumah Susun Universitas Sriwijaya (Unsri) guna memastikan kesiapan serta optimalisasi infrastruktur hunian mahasiswa sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Masih di Palembang, AHY memimpin Rapat Koordinasi Progres Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL). Langkah ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam menekan pelanggaran ODOL demi keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga ketahanan infrastruktur jalan nasional dari kerusakan dini.
Pada Rabu (11/2/2026), AHY dijadwalkan memberikan orasi motivasi pada Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya di Kampus Indralaya. Kehadirannya diharapkan membakar semangat para wisudawan agar tampil sebagai generasi unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan Jembatan Tol Musi V, proyek strategis yang digadang-gadang menjadi pengungkit konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Palembang serta wilayah sekitarnya.
Kunjungan kerja ini menjadi penegasan nyata bahwa pemerintah pusat hadir dan serius mengawal pembangunan infrastruktur di daerah. Melalui kolaborasi yang solid antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, pembangunan di Sumsel diharapkan semakin merata, berkelanjutan, dan memberi manfaat konkret bagi masyarakat.
Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyuni, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi peluang penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumsel, dan pemerintah kabupaten/kota.
“Sinergi ini sangat kami harapkan mampu mendorong percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Muratara,” ujarnya. (Adventorial)



