Kamis, 4 Juni 2026

MENU

“Ketika Kebaikan Diuji oleh Viral dan Kebencian”

(Penulis : Aan Jumadi Robiansyah,S.IP)

Di sebuah kampung kecil yang tenang, hiduplah seorang pemuda sederhana bernama Arga. Hidupnya jauh dari kata mewah. Ia belum memiliki penghasilan tetap, bahkan sering kali harus berjuang keras hanya untuk bertahan. Namun Arga punya satu prinsip yang tak pernah ia lepaskan—ia ingin hidup dengan cara yang benar dan bermanfaat bagi orang lain.

Suatu hari, kabar miring tentang Arga mulai beredar. Entah dari mana asalnya, orang-orang mulai berbisik, meragukan kemampuannya, bahkan merendahkannya. Mereka berkata Arga tidak berguna, tidak punya masa depan, dan hanya menjadi beban.

Malam itu, Arga duduk sendiri di bawah langit yang sunyi. Ia menunduk, lalu berbisik dalam hati,
“Coba aku ingat-ingat… apa benar aku seburuk itu?”

Ia mengulang kembali perjalanan hidupnya. Memang, ia belum berhasil. Tapi ia juga sadar—ia tidak pernah bergantung pada mereka. Tidak pernah mendapatkan penghasilan dari mereka, tidak juga ide ataupun bantuan. Semua yang ia lakukan, ia bangun sendiri, sedikit demi sedikit.

Waktu berjalan, Arga mulai bangkit. Ia terus belajar, bekerja, dan memperbaiki diri. Perlahan, orang-orang mulai melihat usahanya. Bahkan tanpa ia sadari, namanya mulai dikenal. Beberapa orang mulai memberi sanjungan, bahkan menawarkan pekerjaan dan kesempatan.

Namun, di tengah harapan yang mulai tumbuh, badai kembali datang.

Sebuah kejadian viral muncul—dan justru merugikan Arga. Ada orang yang dengan sengaja memutarbalikkan keadaan, menyebarkan cerita yang tidak utuh. Sosok yang memviralkan itu ternyata dipenuhi rasa iri. Hatinya rapuh, takut melihat orang lain berhasil.

Padahal, Arga bukan siapa-siapa. Ia hanya seorang pemuda yang berusaha melakukan yang terbaik untuk kemaslahatan banyak orang.

Akibatnya, beberapa kesempatan yang hampir ia raih pun hilang begitu saja. Orang-orang kembali ragu. Suara kebencian kembali terdengar.

Namun kali ini, Arga tidak lagi goyah.

Ia tersenyum kecil dan berkata dalam hati,
“Semakin banyak orang membenciku tanpa alasan, mungkin itu tanda aku sedang berjalan ke arah yang benar.”

Ia memilih untuk tetap melangkah. Tidak membalas fitnah dengan amarah, tidak juga tenggelam dalam kesedihan. Ia justru semakin yakin bahwa kebenaran tidak perlu berteriak—cukup dibuktikan dengan waktu.

Sementara itu, orang-orang yang sibuk menyebar kebencian perlahan tertinggal. Mereka habis oleh pikiran mereka sendiri, oleh rasa takut yang mereka pelihara.

Dan Arga?
Ia terus berjalan.

Karena ia tahu satu hal:

Lebih baik mencari fakta daripada menyebar fitnah,
sebab hati yang dijaga dengan kebenaran tidak akan mudah rapuh.
Dan mereka yang takut pada keberhasilan orang lain,
akan selamanya tertinggal oleh langkahnya sendiri.

Terpopuler

PT Triaryani Perkuat Komitmen CSR, Lanjutkan Pembangunan Masjid hingga Dukung Ketahanan Pangan di Rawas Ilir
16 Dec

PT Triaryani Perkuat Komitmen CSR, Lanjutkan Pembangunan Masjid hingga Dukung Ketahanan Pangan di Rawas Ilir

MURATARA | DETAKNEWS – Perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), PT

Nabung Kian Seru Bila Cita-cita Terwujud bersama Tabungan SimPle Bank Sumsel Babel
02 Oct

Nabung Kian Seru Bila Cita-cita Terwujud bersama Tabungan SimPle Bank Sumsel Babel

  MURATARA | DETAKNEWS - Tabungan SimPel, Solusi tepat untuk mengajar anak anda belajar menabung dengan cara yang mudah dan

Aksi Peduli Wartawan dan Polisi di Muratara: Bantu Keluarga Terlantar Pulang ke Padang
13 Apr

Aksi Peduli Wartawan dan Polisi di Muratara: Bantu Keluarga Terlantar Pulang ke Padang

Musi Rawas Utara , detaknews — Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali terlihat di Kabupaten Musi Rawas Utara. Dua wartawan

Sinergi Strategis TNI–Polri Diperkuat, Kapolda Sumsel Sambut Tim Sahli Panglima TNI di Palembang
21 Apr

Sinergi Strategis TNI–Polri Diperkuat, Kapolda Sumsel Sambut Tim Sahli Panglima TNI di Palembang

PALEMBANG, DETAKNEWS — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui kolaborasi erat bersama Tentara

Dalam waktu singkat Jembatan Bailey Penghubung Suka Menang – Rantau Telang , akan dibangun Tahun 2025 Jembatan Permanen dibangun
15 Aug

Dalam waktu singkat Jembatan Bailey Penghubung Suka Menang – Rantau Telang , akan dibangun Tahun 2025 Jembatan Permanen dibangun

MURATARA | DETAKNEWS - Banjir Bandang yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membuat porak perandanya Insfratruktur jembatan di beberapa

Pemkab Muratara Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
27 May

Pemkab Muratara Serahkan Hewan Kurban Presiden Prabowo, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

MURATARA,DETAKNEWS — Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!

Menu

berita

Lainnya

© 2026 Media detaknews.net. All rights reserved. Design by sukaweb.site