Musi Rawas Utara | Detak News – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar pelantikan dan peresmian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di halaman Kantor Bupati Muratara, Rabu (24/12/2025).
Sebanyak 2.571 PPPK Paruh Waktu resmi menerima keputusan pengangkatan, yang terdiri dari 1.214 tenaga teknis, 840 tenaga guru, dan 517 tenaga kesehatan. Para PPPK tersebut akan ditempatkan pada berbagai perangkat daerah dan satuan pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Muratara, Wakil Ketua DPRD Muratara, Anggota DPRD Muratara, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, Kepala BKPSDM Muratara, serta pimpinan Bank Sumsel Babel.

Dalam sambutannya, Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menyampaikan rasa kegembiraan dan kebanggaannya kepada seluruh tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis yang akhirnya resmi dilantik setelah melalui penantian panjang.
“Penantiannya memang panjang, namun Alhamdulillah hari ini bapak ibu resmi dilantik dan diresmikan. Ke depan, semoga ini menjadi jalan untuk menjadi ASN penuh,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan rasa bangga melihat para PPPK yang kini telah mengenakan seragam Korpri sebagai simbol kehormatan dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Ia menegaskan agar para PPPK menjaga integritas, profesionalisme, serta keharmonisan dalam keluarga, bahkan mengingatkan agar tidak terjadi perceraian yang dapat berdampak pada kinerja.

Bupati mengingatkan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Muratara pada tahun 2020, perhatian terhadap tenaga kerja sukarela (TKS) telah ditingkatkan, termasuk penyesuaian gaji yang lebih layak dibandingkan daerah lain, dengan mempertimbangkan jenjang pendidikan.
Kepada tenaga kesehatan, Bupati berpesan agar selalu melayani masyarakat dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Sementara kepada para guru, Bupati menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan adab dan karakter peserta didik.
“Jangan hanya fokus akademik, adab itu yang utama. Anak-anak harus diajak gembira, diajak mengaji, diajak sabar. Guru harus benar-benar memperhatikan kemampuan muridnya, jangan sampai masih ada anak kelas tinggi yang belum bisa membaca,” tegas Bupati.
Bupati juga mengapresiasi jasa para guru dan tenaga kesehatan yang telah berperan besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Muratara. “Saya tidak akan pernah berdiri di sini kalau bukan karena jasa bapak ibu guru dan tenaga kesehatan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang dilantik. “Selamat atas pelantikan PPPK Paruh Waktu hari ini. Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” tutup Bupati.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara, Lukman, S.H., menyampaikan bahwa pelantikan dan peresmian ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Muratara dalam memberikan kepastian status kepegawaian bagi tenaga non-ASN.
“Pelantikan PPPK Paruh Waktu ini adalah wujud penghargaan atas pengabdian para tenaga teknis, guru, dan tenaga kesehatan yang selama ini telah berkontribusi besar dalam pelayanan publik. Kami berharap para PPPK dapat meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Lukman.
Ia menambahkan bahwa BKPSDM Muratara akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi guna memastikan PPPK Paruh Waktu mampu beradaptasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara. (Aan)



