MUSI RAWAS UTARA, DETAKNEWS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X tingkat kabupaten pada Selasa malam (28/4/2026) di Lapangan Silampari. Kegiatan ini mengusung tema “Mencintai Al-Qur’an, Muratara Bermartabat” dan diikuti ratusan peserta dari seluruh kecamatan.
Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Muratara H. Junius Wahyudi, Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Adinata, S.I.K., M.H, Wakil Ketua II DPRD Muratara H. Zainal Abidin, S.E, Dandim 0406 diwakili Letnan Inf Hendri Caus, serta Wakapolres Kompol Yudi Kholis, S.H.
Turut hadir Kepala Biro Kesra Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Sunarto, M.Si, Sekretaris Daerah Muratara Drs. H. Elvandary, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Muratara Dr. H. Ikbal, S.Ag., M.M, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. M. Ali, S.Ag., M.HI, Ketua TP-PKK Hj. Nafisah, serta jajaran kepala OPD, camat, tokoh agama, dan unsur perbankan serta perusahaan.

Kabag Kesra Muratara H. Irwan Susi Sastro menyampaikan bahwa sebanyak 218 peserta mengikuti MTQ tahun ini, yang berasal dari seluruh kecamatan di Muratara.
Para peserta akan berlomba dalam berbagai cabang, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khath (kaligrafi), Qiraat Mujawwad, hingga Tafsir Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Kabiro Kesra Sumsel Drs. H. Sunarto, M.Si menegaskan bahwa dewan hakim harus bekerja secara profesional dan objektif untuk melahirkan kafilah terbaik yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Junius Wahyudi menekankan bahwa MTQ bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sarana membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah.
“MTQ ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi wujud kecintaan kita kepada Al-Qur’an. Para peserta adalah duta terbaik dari kecamatan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan dewan hakim agar menjaga integritas dalam penilaian, serta meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Para camat juga diminta aktif memantau kafilahnya hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Meski dalam kondisi efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara tetap berkomitmen melaksanakan MTQ sebagai bagian dari pembinaan keagamaan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi dan mengharumkan nama Muratara di tingkat yang lebih tinggi. (Aan)
