Bus ALS dan Truk Tangki Terbakar di Muratara, Sejumlah Korban Jiwa Berjatuhan, Tiga Penumpang Selamat Dirawat Intensif
MURATARA, DETAKNEWS – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden melibatkan Bus ALS Kode Pintu 346 dan sebuah mobil tangki yang diduga milik PT Seleraya Merangin Dua (SRMD).
Benturan hebat menyebabkan kedua kendaraan terbalik lalu terbakar. Kobaran api dengan cepat melahap badan bus maupun mobil tangki hingga menyisakan kerangka kendaraan.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait jumlah pasti korban meninggal dunia maupun total penumpang yang berada di dalam bus saat kejadian berlangsung.
Tiga korban selamat saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit. Dua di antaranya diketahui bernama Ngadiono alias Beno (47) dan istrinya, Jumiatun (42), warga Desa Telego Ayu RT 05 RW 03, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sementara satu korban lainnya belum diketahui identitasnya dan masih tidak sadarkan diri akibat luka bakar serius di ruang ICU.
Dalam kondisi penuh luka bakar, Beno sempat menceritakan detik-detik mengerikan saat kebakaran terjadi. Ia mengaku hanya melihat sekitar empat orang berhasil keluar dari bus.
“Yang keluar cuma empat orang, yang lainnya masih di dalam bus. Penumpangnya lumayan banyak,” ujarnya saat diwawancarai di rumah sakit.
Beno juga mengungkapkan bahwa bus ALS yang mereka tumpangi sebelumnya sempat mengalami mogok di Baturaja sejak malam hari. Namun demi mengejar waktu perjalanan menuju Medan, bus kembali dipaksakan melanjutkan perjalanan.
“Bisnya meledak. Dari semalam mogok di Baturaja, tapi karena ngejar waktu tetap jalan lagi,” katanya.
Ia mengaku duduk di bagian belakang sopir saat kejadian berlangsung. Menurut pengakuannya, suara benturan justru terdengar setelah bus terbakar.
“Pas bus sudah terbakar baru ada suara seperti tabrakan,” ungkapnya.
Pasangan suami istri tersebut diketahui berangkat dari Pati menuju Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara. Seluruh barang bawaan mereka, termasuk identitas diri, telepon genggam, pakaian, hingga dokumen penting lainnya hangus terbakar.
Meski dalam kondisi kritis, Beno terus menanyakan keadaan penumpang lain yang berada di dalam bus saat kejadian berlangsung.
Sementara itu, pihak pengelola PO ALS Lubuk Linggau membenarkan bahwa bus yang mengalami kecelakaan adalah Bus ALS Kode Pintu 346 dengan rute Jakarta–Medan. Saat singgah di Lubuk Linggau sekitar pukul 12.00 WIB, bus disebut tidak menaikkan maupun menurunkan penumpang. Hanya beberapa paket pakaian yang diturunkan di kantor PO ALS Lubuk Linggau.

Corporate Head PT SRMD Seleraya, , mengatakan pihak perusahaan telah menerima informasi terkait insiden tersebut. Namun pihaknya masih melakukan pengecekan untuk memastikan identitas kendaraan tangki yang terlibat.
“Sudah mendapat kabar, menurut informasi iya. Namun belum tahu apakah mobil tangki milik PT SRMD Seleraya atau bukan,” ujarnya.
Menurutnya, proses identifikasi kendaraan cukup sulit dilakukan lantaran merek dan label kendaraan hangus terbakar. Saat ini pengecekan dilakukan melalui nomor polisi dan nomor rangka kendaraan.
Ia juga menyebut berdasarkan laporan sementara di lapangan, sopir dan kernet mobil tangki dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Di sisi lain, Bupati Musi Rawas Utara, , menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut melalui akun Facebook pribadinya.
“Kami turut berbelasungkawa atas terjadi accident dan kebakaran Bus ALS dan tangki minyak di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara,” tulisnya.
Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara saat ini terus melakukan pendataan korban, membantu menghubungi pihak keluarga, serta berkoordinasi dengan pihak ALS untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para korban yang sedang dirawat.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara di jalan raya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan proses evakuasi, identifikasi korban, serta penyelidikan penyebab pasti kecelakaan tragis tersebut. (Aan)

