PALEMBANG | DETAKNEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Sumatera Selatan hari ini, Rabu, 17 Desember 2025, menggelar hajatan organisasi terbesar melalui Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Serentak yang melibatkan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Selatan.
Mengusung semangat “Satya Eka Jayate” dan tema “Berderap dalam Satu Rompok Barisan”, acara yang dipusatkan di Grand Ballroom Hotel Wyndam ini menjadi ajang konsolidasi, evaluasi, dan perumusan program kerja partai ke depan.
Apresiasi Tokoh dan Semangat Gotong Royong.Acara penting ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci partai, termasuk Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, H. Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, SE., MM, serta perwakilan dari pusat, Bpk. Ir. Rudianto Tjen, Wakil Bendahara Bidang Internal DPP PDI Perjuangan.

Dalam sambutannya, Bpk. Rudianto Tjen menyampaikan apresiasi terhadap peran Sumsel dalam melahirkan tokoh-tokoh besar perjuangan di Republik Indonesia.
“Saya mengucapkan syukur alhamdulillah karena kita semua diberikan kesehatan, kita diberikan kekuatan untuk datang ke tempat ini. Saya sangat yakin kita semua mempunyai tekad yang sama mensukseskan (Konferda/Konfercab) di daerah-daerah,” ujar Rudianto Tjen.
Meskipun menyadari bahwa kerja-kerja politik mungkin tidak 100% mulus di setiap tempat, ia optimistis bahwa Sumsel akan sukses.
Di tengah suasana konsolidasi, PDI Perjuangan juga menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah yang terjadi di wilayah lain, khususnya Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Kita prihatin terhadap Aceh, Sumut, dan Sumbar terhadap musibah kampanye, maka dari itu kita PDIP akan terus bergerak membantu saudara-saudara kita,” tegasnya.
Ia juga menyoroti aksi gotong royong PDI Perjuangan yang melampaui capaian organisasi lain. “Hari ini mereka mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia hanya bisa mengumpulkan dana 2 miliar lebih, tetapi kita (PDI Perjuangan) sudah 4 milyar lebih, untuk sesama anak bangsa,” tambahnya.
Konferda dan Konfercab ini dideskripsikan sebagai “rapat besar selain Kongres,” yang bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun program-program yang akan membawa Sumatera Selatan menjadi lebih baik menjelang Pemilu 2029
Fokus utama acara ini adalah penataan struktur partai, mulai dari DPD dilanjutkan ke PAC. Bpk. Rudianto Tjen menekankan pentingnya mengedepankan kepentingan partai secara utuh di atas kepentingan pribadi.
“Ayo, didepankan kepentingan secara utuh di samping kepentingan-kepentingan pribadi kita. Kita menyusun dengan hati nurani,” pesannya.
Mengingat jabatan struktural seperti ketua hanya ada satu di tingkat provinsi atau DPC, kader diimbau untuk bersikap legawa (lapang dada) dan tetap satu barisan.
“Kita semua punya ambisi untuk menjadi ketua, tetapi karena jabatannya cuma ada satu, saya harapkan kita semua legawa. Yang tidak menjadi ketua, tidak menjadi sekretaris, dan tidak menjadi pengurus, kita bukan menjadi orang yang terpinggirkan, tetapi kita ciptakan sendiri tidak mencintai perjuangan memperbesar (partai),” tandasnya.
Konferensi ini akan menjadi momentum penentuan dan penetapan pengurus DPD dan DPC, yang diharapkan dapat memperkuat jaringan dan soliditas partai di Sumatera Selatan. (Aan)

